Kelas Filsafat: Etika Politik Kontemporer
Mari kembali memikirkan etika dalam politik dan kehidupan bersama. Di tengah krisis kepercayaan, kekerasan simbolik, dan ketegangan sosial yang terus berulang, pertanyaan mendasarnya kembali mengemuka: di mana letak tanggung jawab etis dalam praktik politik? Apakah keadilan, hukum, dan pengakuan masih berakar pada relasi antarmanusia, atau justru terlepas dari pengalaman konkret hidup bersama?
Kelas Filsafat Salihara 2026: Etika Politik Kontemporer mengajak peserta menelusuri kembali fondasi etis politik melalui pemikiran para filsuf penting seperti Albert Camus, Emmanuel Levinas, Jürgen Habermas, dan Axel Honneth. Melalui empat pertemuan, kelas ini membuka ruang refleksi tentang korban, pengakuan, diskursus, dan tanggung jawab, sekaligus menguji relevansi etika politik di dunia hari ini.
Kelas Filsafat
Etika Politik Kontemporer
Pengampu: Thomas Hidya Tjaya, F. Budi Hardiman, Fitzerald Kennedy Sitorus, A. Setyo Wibowo
14, 21, 28 Februari & 07 Maret 2026
Setiap Sabtu, 14:00 WIB
Tiket: Rp400.000
Zoom Webinar
Sesi 1
Etika Menurut Levinas | Thomas Hidya Tjaya
Sesi 2
Etika Politik Menurut Habermas | F. Budi Hardiman
Sesi 3
Etika dalam Perjuangan untuk Pengakuan Axel Honneth | Fitzerald Kennedy Sitorus
Sesi 4
Etika untuk Korban Albert Camus | A. Setyo Wibowo
Saatnya memperdalam cara kita memahami politik, bukan hanya sebagai kekuasaan, tetapi sebagai relasi etis.
Ketersediaan
| 20260408 | Digital | Tersedia |
Informasi Detail
| Jenis |
DIGITAL VIDEO
|
|---|---|
| Tanggal/Tahun | 14 Februari 2026 |
| Penerbit | Komunitas Salihara |
| Tempat Terbit | Jakarta |
| Keterangan |
Kelas Filsafat | Filsafat Politik | Zoom | 2026
|
| Penanda |