Fokus! Sesi 2 Memperluas Tradisi di Sekolah
Fokus!: Musik Baru dan Warisan Nusantara
Sesi 2
Memperluas Tradisi di Sekolah
Rabu, 08 November 2023 | 19:00 WIB
Zoom Salihara
Tiket: (satuan) Rp 40.000 | (terusan) Rp 139.900
Di Indonesia kita mengenal beberapa nama komponis seperti Rahayu Supanggah (1949-2020), Aloysius Suwardi, dan Dedek Wahyudi, nama-nama ini adalah beberapa komponis yang memiliki latar belakang pendidikan kesenian tradisi di Indonesia. Karya instrumen yang mereka ciptakan tak lepas dari instrumen tradisi asli yang juga mereka dalami melalui pendidikan musik di Indonesia. Bersama narasumber, Iwan Gunawan dan Rithaony Hutajulu kita akan membicarakan seperti apa proses, gagasan serta konsep penciptaanpara komponis yang terinspirasi dari khazanah musik Nusantara?
Profil
Iwan Gunawan adalah pendiri Kyai Fatahillah Ensemble (2004), sebuah grup gamelan Sunda dan Jawa. Iwan Gunawan berpendidikan formal di SMKI dan IKIP Bandung. Di IKIP, Iwan belajar piano kepada Iswargia R. Sudarno dan belajar komposisi kepada Dieter Mack. Ia juga sempat berkolaborasi dengan komponis Belanda, Roderik de Man, dan Piet Hein van de Poel.
Rithaony Hutajulu adalah musisi, etnomusikolog, dan salah satu pendiri kelompok musik Suarasama (1995). Ia mengajar di Prodi Etnomusikologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara (USU) sejak 1990. Ia meraih gelar Master of Arts di bidang Etnomusikologi dari University of Washington, Amerika Serikat. Ia pernah meraih Wellington Asia Residency Exchane (WARE) Award 2009 dari Wellington Art City Council New Zealand.
Ketersediaan
| 20230104 | Digital | Tersedia |
Informasi Detail
| Jenis |
DIGITAL VIDEO
|
|---|---|
| Tanggal/Tahun | 08 November 2023 |
| Penerbit | Komunitas Salihara |
| Tempat Terbit | Jakarta |
| Keterangan |
Fokus! | Musik Baru dan Warisan Nusantara | Diskusi | Reguler | 2023
|
| Penanda |