Image of Kelas Filsafat: Blaise Pascal dan Islam

Kelas Filsafat: Blaise Pascal dan Islam


Kelas Filsafat Islam dan Kebebasan Menurut Mazhab Prancis diselenggarakan menjelang LIFEs (Literature and Ideas Festival) 2023. Sebagai pendahuluan terhadap festival dan gagasan yang berlangsung dua tahun sekali, Kelas Filsafat kali ini juga mengambil tema seputar filsafat Prancis. Yakni, bagaimana para filsuf dan ilmuwan Prancis mempersoalkan kembali tema kebebasan, sementara mereka meneropong Islam dan masyarakat muslim sebagai bahan kajian tersendiri, di luar tradisi yang berlangsung dalam Mazhab Leiden, Belanda.

“Blaise Pascal dan Islam”
Sabtu, 05 Agustus 2023, pengampu: Etienne Naveau

Blaise Pascal (1623-1662) mengeluarkan penilaian yang ketat dan kurang informasi tentang Islam. Berdasarkan Fugio Fidei karya Ramon Marti, Pascal menganggap agama Islam, seperti Yudaisme, sebagai agama “samawi”, sensual dan suka berperang: agama politik yang terbatas pada “Orde Tubuh”. Terhadap karikatur yang diberikan Pascal tentang agama Islam ini, kita dapat menentang titik-titik kesamaan tertentu yang tidak terduga antara Pascal dan tren tertentu dalam Islam. Kritik Pascal terhadap Descartes dan “Tuhan para filsuf dan ilmuwan” secara formal mirip dengan kontroversi al-Ghazali melawan Ibnu Sina. Dialektika Pascal tentang manusia “terampil, setengah terampil dan terampil” mirip dengan konsep “orang biasa, teolog dan filsuf” dalam karya Ibnu Rusyd. Akhirnya, fana’ seorang sufi seperti Hamzah Fansuri mirip dengan pemusnahan ego dalam pikiran Pascal. Sebagai kesimpulan, kami akan menunjukkan bahwa kritik reduktif yang ditujukan Pascal kepada Islam atas nama cita-cita evangelis non-kekerasan dapat berbalik melawan Augustinianisme, walaupun Pascal menganggap dirinya sebagai seorang murid Santo Augustinus.

Profil Pembicara
Étienne Naveau adalah Doktor Bidang Filsafat di Institut Nasional Bahasa dan Peradaban Oriental (INALCO) sejak 2003. Étienne adalah juga doktor di bidang bahasa, sastra, dan peradaban Indonesia yang penelitian-penelitiannya dibuat berdasarkan kajian terhadap teks-teks autobiografi Indonesia. Ia menjadi anggota Cerlom (Pusat Kajian dan Penelitian Sastra dan Tradisi Lisan Dunia). Pada November 2017, ia mendapatkan gelar HDR-nya melalui penelitian berjudul Identitas dan Pidato-Pidato Para Pendiri Indonesia (sastra, filsafat, agama).


Ketersediaan

202308074DigitalTersedia

Informasi Detail

Jenis
DIGITAL VIDEO
Tanggal/Tahun
Penerbit Komunitas Salihara
Tempat Terbit Jakarta
Keterangan
Kelas Filsafat: Islam dan Kebebasan Menurut Mazhab Prancis | LIFES 2023 | Zoom
Penanda

Koleksi


Buku


Arsip