Image of Pentas Bincang, Mengapa Seni Peran?

Pentas Bincang, Mengapa Seni Peran?


Bersama Tatiek Maliyati, pentas bincang “Mengapa Seni Peran?” akan memperbincangkan ihwal teater dan seni peran. Terutama seni peran yang dikembangkan oleh lembaga pendidikan teater semacam Akademi Teater Nasional Indonesia (ATNI), tempat Tatiek belajar teater dan seni peran hingga selesai. ATNI adalah sebuah lembaga pendidikan teater yang penting setelah Indonesia merdeka. Bersama Studiklub Teater Bandung (STB) yang dipimpin oleh Suyatna Anirun dan Jim Adhi Limas, dua lembaga ini mempromosikan teater modern yang berwatak realisme—hal yang pernah digagas oleh Sandiwara Penggemar Maya pimpinan Usmar Ismail pada masa pendudukan Jepang—tetapi pada saat yang lebih kemudian juga mengakomodasi perkembangan teater absurd yang berkembang di dunia bersamaan dengan mewabahnya “demam eksistensialisme” dalam panggung teater dan sastra berbahasa Indonesia pada 1950-1960-an.

Pentas Bincang Musim Seni Salihara
Mengapa Seni Peran?
(Daring/Online)
10 Agustus-04 September 2022
Durasi: 75 menit
Website Musim Seni Salihara
Tiket: Rp 50.000/akun

Profil
Tatiek Maliyati adalah alumni ATNI generasi pertama yang melanjutkan studi teaternya hingga rampung di Department of Drama-Fine Arts, Carnegie-Tech Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat, pada 1961. Ia adalah ilmuwan dan praktisi seni peran yang ikut membesarkan Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta (LPKJ), yang kemudian menjadi Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Tatiek terlibat dalam sejumlah pertunjukan teater yang diproduksi ATNI, seperti Pintu Tertutup dan Sang Ajah (1960). Ia juga bermain di sejumlah film, di antaranya Anakku Sajang (1957), Jenderal Kantjil (1958) dan Titian Serambut Dibelah Tudjuh (1959). Ia pernah pula menjadi Ketua Dewan Juri Festival Film Indonesia (FFI) 1983 dan 1992. Di TVRI, satu-satunya stasiun televisi pemerintah, ia mengampu acara “Bimbingan Bermain Drama” dan, bersama suaminya Wahyu Sihombing, ia melahirkan serial lakon televisi Losmen.


Ketersediaan

202208255DigitalTersedia

Informasi Detail

Jenis
DIGITAL VIDEO
Tanggal/Tahun
Penerbit Komunitas Salihara
Tempat Terbit Jakarta
Keterangan
Pentas Bincang | Tatiek Maliyati | Musim Seni Salihara | Daring | 2022
Penanda

Koleksi


Buku


Arsip