Keraton dan Kompeni, Surakarta dan Yogyakarta 1830-1870
Buku ini mengkaji dua daerah semi-otonomi di Indonesia masa kolonial, Kesunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta, pada pertengahan abad XIX, yakni periode ketika eksploitasi kolonial menampakkan bentuknya yang paling eksplisit. Secara terperinci, Houben menguraikan ekspansi, eksploitasi dan intervensi pemerintah kolonial Belanda terhadap kedua wilayah tersebut, dan juga reaksi keduanya terhadap kolonialisme. Lebih lanjut, di luar dimensi-dimensi politik dan kekuasaan, di sini tersaji pula konfrontasi kultural Timur-Barat, pergeseran dari zaman 'tradisional' ke modern, dan suatu setting historis yang mendahului munculnya kaum intelektual perkotaan, dengan nasionalismenya, pada awal abad XX.
Ketersediaan
| 202208193 | 959.8 HOU k | Book Rack | Tersedia |
Informasi Detail
| Jenis |
BUKU
|
|---|---|
| Tanggal/Tahun | Cetakan kedua, 2017 |
| Penerbit | MataBangsa |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Keterangan |
Sejarah
|
| Penanda |