Membongkar kudatuli, Gugat Mega : Kesaksian Agus Siswantoro, Ketua GP-27 Juli 1996
Saat peristiwa Tragedi Berdarah 27 Juli 1996 atau yang dikenal dengan KUDATULI meledak, Agus Siswantoro yang sekaligus menjadi penulis dalam buku ini, merupakan seorang Relawan Satgas Pendukung Megawati Soekarnoputri. Saat itu ia berprofesi sebagai wartawan. Ia juga aktif mengikuti mimbar bebas yang digelar di halaman gedung DPP PDI Jalan Diponegoro 58 Jakarta Pusat serta mengikuti demonstrasi-demonstrasi untuk memberi dukungan terhadap Megawati.
Pasca-KUDATULI ia tetap bergerilya melawan kediktatoran rezim Orde Baru yang dikomandoi Soeharto. Bersama teman-teman aktivis, ia bergabung dengan SIAGA (Solidaritas Untuk Amien dan Mega), 1997 bersama Ratna Sarumpaet, Pius Lustrilanang dan Tri Agus Santoso/TASS.
Saat buku ini ditulis, ia menjadi Ketua Umum Gerakan Pemuda 27 Juli 1996, suatu Ormas yang beranggotakan aktivis PDI-Perjuangan dari grassroot yang kerap meminta pengungkapan kasus 27 Juli secara objektif. Ormas tersebut mempunyai kepengurusan di 17 Juli.
Ketersediaan
| 202207141 | 320.9598 SIS g | Book Rack | Tersedia |
Informasi Detail
| Jenis |
BUKU
|
|---|---|
| Tanggal/Tahun | 2004 |
| Penerbit | Gerakan Pemuda 7 Juli 1996 |
| Tempat Terbit | Jakarta |
| Keterangan |
-
|
| Penanda |