Adat Minangkabau dan Merantau dalam Perspektif Sejarah
Tsuyoshi Kato, Professor Sosiologi Komparatif, mengajar di Departemen Sosiologi dari Universitas Ryukoku di Seta, Jepang. Pernah menjadi guru besar pada Pusat Kajian Asia Tenggara dan Program Pasca Sarjana Studi Kawasan Asia-Afrika dari Universitas Kyoto. Dia sekarang adalah Professor Emiritus Universitas Kyoto. Sejak menyelesaikan penelitian lapangan di Sumatra Barat pada tahun 1973, dia melanjutkan penelitiannya di Jakarta mengenai gaya hidup perantau Minangkabau di ibu kota pada awal tahun 1980-an. Sesudah pengalaman itu, dia "merantau" ke daerah Teluk Kuantan, Riau dan juga ke Negeri Sembilan untuk mempelajari perkembangan masyarakat yang, menurut cerita, yang leluhurnya adalah para peneroka yang datang dari Minangkabau pada zaman dahulu. Penelitian-penelitian ini, yang bermula pada pertengahan tahun 1980-an, masih berlangsung sampai hari ini.
Ketersediaan
| 2022070713 | 959.8 KAT a | Book Rack | Tersedia |
Informasi Detail
| Jenis |
BUKU
|
|---|---|
| Tanggal/Tahun | 2005 |
| Penerbit | Balai Pustaka |
| Tempat Terbit | Jakarta |
| Keterangan |
Diterjemahkan dari Matriliny and Migration: Evolving Minangkabau Traditions in Indonesia (Ithaca, N.Y.: Cornell University Press, 1982)
|
| Penanda |