Belenggu yang Membebaskan Bersama Sudibyo
Apa yang membuat roman Belenggu (1940) karya Armijn Pane istimewa?
Roman Belenggu karya Armijn Pane terbit pada masa pergerakan di mana ketika itu karya sastra kerap digunakan untuk alat pembentukan kesadaran nasionalisme. Tapi roman tersebut bukan hadir sebagai alat perjuangan, melainkan hasil ekspresi pengarang yang bebas.
Bersama Sudibyo (akademisi sastra) dan Zen Hae (sastrawan), episode kali ini membahas roman Belenggu serta situasi kesusastraan Indonesia pada era tersebut. Sebelum diskusi kita juga bisa menikmati pembacaan petikan roman Belenggu oleh Anton Effendi (Kelas Akting Salihara).
Ketersediaan
| 202107026 | Digital | Tersedia |
Informasi Detail
| Jenis |
DIGITAL VIDEO
|
|---|---|
| Tanggal/Tahun | 15 April 2021 |
| Penerbit | Komunitas Salihara |
| Tempat Terbit | |
| Keterangan |
Stayarthome|Spotify| Belenggu | Sudibyo| Podcast | 2021
|
| Penanda |