Melati Suryodarmo: Mencari Jarum dalam Setumpuk Jerami
Durasi: 40 menit
(Video ini hanya bisa disaksikan sampai 11 Oktober 2020)
Melati Suryodarmo menampilkan sebuah film dokumenter autobiografis yang merekam perjalanan kreatifnya selama berkarya di seni pertunjukan. Pengalaman masa kecilnya di lingkungan Akademi Seni Karawitan Indonesia (ASKI) di Surakarta, Jawa Tengah pada 1970-an, sampai pertemuannya dengan berbagai tradisi yang kemudian menginspirasi karya-karyanya adalah cerita yang sayang apabila kamu lewatkan.
Melati Suryodarmo dilahirkan di Solo, Jawa Tengah, pada 1969. Lulusan Hochschule für Bildende Künste Braunschweig (Jerman) ini telah menghasilkan banyak karya pertunjukan (termasuk seni rupa pertunjukan) yang dipentaskan di berbagai festival dan pameran internasional sejak 1996. Beberapa di antaranya di Van Gogh Museum Amsterdam (2005), Luminato Festival (Toronto, 2012), Asia Pacific Triennial (Brisbane, 2015) dan Europalia Festival (Brussels, 2017).
Ia pernah mendapatkan hibah dari Ministry of Culture and Science Niedersachsen, Jerman pada 2003 dan 2008. Atas kiprahnya di dunia kesenian, ia pun diganjar sebagai Best Artist dari Art Stage Jakarta Award pada 2017.
--
Saat ini kita memang belum bisa datang ke ruang pertunjukan, namun Komunitas Salihara terus menghidupkan dan menggerakkan dunia kesenian di tengah pandemi. Beragam seni digital kini bisa kamu saksikan selama satu bulan di kanal YouTube Salihara.
Musim Seni Salihara ialah sajian digital sepenuhnya: karya-karya yang ditampilkan ialah hasil “alih wahana”, yaitu bersandar sepenuhnya kepada sifat seni video, dan sadar sebagai seni digital. Bagi kami dan para seniman, inilah kreativitas dan produksi seni yang tanggap akan situasi pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.
Ketersediaan
| 20200914 | Digital | Tersedia |
Informasi Detail
| Jenis |
DIGITAL VIDEO
|
|---|---|
| Tanggal/Tahun | 12 September 2020 |
| Penerbit | Komunitas Salihara |
| Tempat Terbit | Jakarta |
| Keterangan |
Musim Seni Salihara|2020|Lecture Performance|Melati Suryodarmo
|
| Penanda |