Pagi Bening
Padepokan Seni Madura mengadaptasi Pagi Bening, naskah asal Spanyol ini ke sebuah desa nun di pedalaman Sumenep, Madura. Dua tokoh utama lakon ini bukan hanya akan mencocokkan memori asmara masing-masing, tetapi juga akan saling berpantun dengan iringan musik tradisional tong tong. Mereka hidup dalam budaya agraris di satu sisi dan sastra lisan yang khas, serta budaya patriarki yang menuntut seorang perempuan âmencari sorga di bawah kaki suaminyaâ.
Ketersediaan
| 202001209 | Digital | Tersedia |
Informasi Detail
| Jenis |
DIGITAL VIDEO
|
|---|---|
| Tanggal/Tahun | 06-07 April 2019 |
| Penerbit | Komunitas Salihara |
| Tempat Terbit | Jakarta |
| Keterangan |
TEATER | HELATEATER | 20190406-Helateater-Pagi Bening-Padepokan Seni Madura
|
| Penanda |