Monumen
Nasirun bukan hanya melukis di atas kanvas, tapi juga di atas pelbagai medium, obyek, suasana yang lain, bahkan karya orang lain. Ia mengumpulkan begitu banyak kartu undangan pameran, dan menjadikannya karya-karya baru. Pada lembaran undangan yang berbagai itu—yang tinggal kenangan belaka ketika kini kita sudah memasuki budaya publikasi dan undangan digital—ia menambahkan “sesuatu” dengan sangat merdeka—gambar, coretan, leleran, goresan, semburan, dan seterusnya.
Ketersediaan
| 2013062715 | 011.8 SUN m | Book Rack | Tersedia |
Informasi Detail
| Jenis |
BUKU
|
|---|---|
| Tanggal/Tahun | 10 Juli - 2 Agustus |
| Penerbit | Komunitas Salihara |
| Tempat Terbit | Jakarta |
| Keterangan |
Seni Rupa | 2010 | Katalog
|
| Penanda |